expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Senin, 25 Juli 2016

MODA DARING KOMBINASI DALAM GURU PEMBELAJAR

Moda Pembelajaran dalam Peningkatan Guru Pembelajar ada tiga, yaitu Moda Tatap Muka, Moda Daring, dan Moda Daring Kombinasi.

Pembagian peserta dalam moda ini berdasarkan nilai hasil UKG tahun 2015 dengan klasifikasi nilai 40 kebawah masuk dalam Moda Tatap Muka, nilai 41 - 55 dalam kategori Daring Kombinasi, dan nilai 56 - 70 dalam kelompok Daring.

Moda Daring Kombinasi


Moda daring kombinasi adalah moda yang mengkombinasikan antara tatap muka dengan daring. Fasilitator di satu sisi dapat direpresentasikan oleh sistem pembelajaran yang terdiri dari firmware, brainware, dan software; dan peserta di sisi lain melaksanakan instruksi yang diberikan oleh sistem, mulai registrasi, pelaksanaan pembelajaran, sampai dengan evaluasi.

Moda Daring Kombinasi dilaksanakan dengan mempersiapkan sistem pembelajaran yang membutuhkan keterlibatan secara langsung para pengampu dalam proses pembelajaran. Keterlibatan para mentor dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara: (1) bertemu muka secara langsung dengan peserta; atau (2) bertemu muka secara virtual, baik melalui video, audio, maupun teks. Moda Daring Kombinasi diperuntukkan bagi guru yang memerlukan peingkatan kompetensi dengan mempelajari 6-7 modul.

Pada moda kombinasi ini, peserta melakukan interaksi belajar secara daring dan tatap muka. Interaksi belajar daring dilakukan secara mandiri dengan memanfaatkan teknologi informasi dan pembelajaran yang telah disiapkan secara elektronik, dan dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Interaksi tatap muka dilaksanakan bersamaan dengan peserta GP lainnya di pusat belajar (PB) yang telah ditetapkan dan difasilitasi oleh seorang mentor. Interasi pada daring kombinasi dapat dilihat pada gambar dibawah ini :



Moda daring kombinasi adalah gabungan antara daring dan tatap muka dengan komposisi 48 JP untuk interaksi daring dan 12 JP (4 JP/pertemuan: sebanyak 3 pertemuan, yaitu Minggu I, III, dan VI) untuk interaksi tatap muka di PB bersama mentor[1].Pada setiap pertemuan tatap muka, mentor harus menyiapkan daftar hadir dan berita acara yang harus dilaporkan ke UPT dan akan menjadi lampiran pada pelaporan pertanggungjawaban kegiatan. Aktivitas pembelajaran peserta pada Guru Pembelajar moda daring kombinasi dijelaskan pada Tabel :

Sesi Pendahuluan
10 JP
Sesi Pembelajaran
Sesi Penutup
10 JP
Sesi - 1
Minggu ke-2
10 JP
Sesi - 2
Minggu ke-3
10 JP
Sesi - 3
Minggu ke-4
10 JP
Sesi - 4
Minggu ke-5
10 JP
4 JP
6 JP
10 JP
8 JP
4 JP
8 JP
10 JP
6 JP
4 JP
Tatap Muka
Daring
Daring
Daring
Tatap Muka
Daring
Daring
Daring
Tatap Muka
TM-1
Peserta melakukan pembelajaran:
·Saran dan cara penggunaan modul
·Alur pembelajaran
·Aktivitas belajar lain di sesi pendahuluan
Pada setiap sesi terdiri dari:
·  Pengantar Sesi
·  Aktivitas belajar
·  Forum Sesi, Refleksi,
·  Mengunggah Tugas dan Tagihan
·  Reaksi peserta, Penilaian Diri, Tes Sumatif Sesi
TM-2
Pada setiap sesi terdiri dari:
·  Pengantar Sesi
·  Aktivitas belajar
·  Forum Sesi, Refleksi,
·  Mengunggah Tugas dan Tagihan
·  Reaksi peserta, Penilaian Diri, Tes Sumatif Sesi
Peserta melakukan kegiatan pembelajaran:
·  Kesimpulan dan umpan balik
·  Evaluasi penyelenggaraan
·  Tes akhir

TM-3


[1] jika karena satu dan lain hal, pertemuan TM di PB tidak dapat dilaksanakan sesuai minggu yang telah ditentukan, maka perlu dibuatkan berita acara (alasan kenapa terjadi penundaan).


[1] jika karena satu dan lain hal, pertemuan TM di PB tidak dapat dilaksanakan sesuai minggu yang telah ditentukan, maka perlu dibuatkan berita acara (alasan kenapa terjadi penundaan).

Pada saat tatap muka di PB, peserta bersama mentor akan melaksanakan kegiatan pembelajaran selama total 12 JP, dengan struktur program pada setiap tatap muka seperti pada Tabel :

No
Uraian Materi
JP
Keterangan
A.
Tatap Muka-1 (TM-1)
4

1.
Orientas Program:
   Perkenalan
   Materi umum
1
Materi umum meliputi:
·     Kebijakan pengembangan dan pembinaan karir guru dan peningkatan kompetensiguru pembelajar
2.
Pengenalan dan Demonstrasi sistem Guru Pembelajar moda daring kombinasi
2
Difasilitasi oleh Mentor, Peserta log in ke dalam sistem, demonstrasi, dan praktik.
3.
Rencana Tindak Lanjut (rencana belajar)
1
Mentor membimbing peserta mengembangkan rencana belajar selama 6 minggu
B.
Tatap Muka-2 (TM-2)
4

1.
Pendalaman Materi Kelompok kompetensi (Mata pelajaran bersangkutan)
3
Reviu rekaman kegiatan peserta (kemajuan pembelajaran)
Memeriksa dan mendiskusikan tugas-tugas peserta
2.
Rencana Tindak Lanjut (Rencana sesi berikutnya)
1
Mentor membimbing peserta mengembangkan rencana belajar yang akan dilakukan pada sesi berikutnya
C.
Tatap Muka-3 (TM-3)
4

1.
Evaluasi Guru Pembelajar Daring Kombinasi
1
Evaluasi pelaksanaan yang diberikan sesuai standar P4TK masing-masing.
Peserta melakukan tes akhir secara serentak sesuai jadwal yang telah ditentukan di PB dengan diawasi oleh mentor
2.
Presentasi Hasil Peserta
2
Mempresentasikan hasil peserta dalam proses pembelajaran Daring
3.
Rencana Tindak Lanjut (Rencana pengembangan diri)
1
Mentor membimbing peserta mengembangkan rencana pengembangan diri setelah mengikuti kegiatan Guru Pembelajar daring

Total
12


a.     Kegiatan Awal
Kegiatan pada moda ini diawali dengan pengenalan konsep dan sistem Guru Pembelajarmoda daring yang dipandu oleh mentor di pusat belajar yang telah ditentukan. Peserta akan masuk (login)ke dalam LMS sesuai dengan nama pengguna(username)dan kata kunci(password) yang sudah ditentukan. Selanjutnya, peserta akan melaksanakan aktivitas pembelajaran bersama mentor di PB sesuai dengan struktur program TM-1 yang tertuang pada Tabel 3.5 diatas. Pada akhir pertemuan, mentor membimbing peserta membuat rencana belajar selama 6 minggu.

b.    Kegiatan pada Sesi Pembelajaran
Kegiatan pada sesi pembelajaran adalah kegiatan inti dimana peserta melaksanakan pembelajaran daring dan luring, baik secara mandiri maupun terbimbing oleh mentor. Pada kegiatan ini, peserta melakukan aktivitas-aktivitas untuk mencapai target kompetensi dan hasil belajar yang telah ditentukan sebelumnya dan dibuktikan dengan tugas dan tagihan. Untuk Guru Pembelajarmoda daring kombinasi ini, peserta dan mentor bertemu secara tatap muka di Pusat Belajar (PB) untuk berdiskusi dan membahas hal-hal yang terkait dengan pembelajaran.Tatap Muka ke-2 (TM-2) pada sesi pembelajaran dilaksanakan di pertengahan sesi antara sesi 2 dan 3, dengan struktur materi seperti tertuang pada Tabel 3.5. Pada setiap akhir sesi, peserta akan mengerjakan tes sumatif sesi.

c.      Kegiatan Akhir
Kegiatan akhir dilaksanakan secara daring dan tatap muka di pusat belajar pada minggu ke 6 (sesi penutup), untuk meyakinkan bahwa semua tugas maupun tagihan yang dipersyaratkan pada pembelajaran Guru Pembelajarmoda daring telah terunggah seluruhnya dan dapat dipertanggungjawabkan. Pada kegiatan tatap muka ke-3 (TM-3), peserta akan melaporkan hasil pembelajaran Guru Pembelajar moda daring mulai dari awal hingga akhir dengan membawa seluruh bukti yang dapat dipertanggungjawabkan untuk di reviu dan divalidasi oleh mentor.

Penilaian dalam Guru Pembelajar moda daring (selanjutnya disebut nilai akhir), diperoleh dari tagihan yang harus diselesaikan oleh peserta dan akan dilakukan secara otomatis di dalam LMS. Nilai akhir (NA) peserta diperoleh dari komponen:
1.     Penilaian Diri (PD)
Penilaian diri merupakan tugas-tugas (baik pengetahuan maupun keterampilan) yang harus diselesaikan oleh peserta.Kemudian peserta menilai sendiri hasil pekerjaannya sesuai dengan rubrik yang telah disediakan di LMS.
2.     Tes Sumatif Sesi (TS)
Tes sesi dilakukan oleh peserta di setiap akhir sesi.Nilai tes sesi merupakan rata-rata dari keseluruhan nilai tes sesi yang dilakukan.
3.     Tes Akhir (TA)
Tes akhir dilakukan oleh peserta pada akhir pembelajaran di Sesi Penutup.Pelaksanaan tes akhir dilakukan secara serentak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan pada setiap kelas modul pada TUK yang telah ditentukan menggunakan sistem UKG.Tes akhir akan digunakan sebagai nilai sertifikat pada kelompok kompetensi yang diikuti.

Demikian semoga bermanfaat.

Sumber : Juknis Moda Daring Dirjen GTK - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan





Tidak ada komentar :

Posting Komentar