Sabtu, 30 November 2019

CARA MEMBUKA KUNCI EXCEL YANG DIPROTEKSI

Pekerjaan kadangkala dituntut cepat untuk selesai. Namun kadang-kadang ditemui dokumen yang tidak bisa diedit. Sebuah contoh dalam pengerjaan dokumen excel yang tidak bisa diedit karena terkunci, dan membutuhkan waktu lama untuk membuat format sendiri. 


Sebuah pengalaman menarik ketika  harus bertanya kesana-kemari dan berusaha mencari pemecahannya.

Sekedar berbagi pengalaman, berikut cara sederhana untuk membuka file Excel yang di protek.

1. Tanda file yang terkunci adalah muncul gambar seperti dabawah ini ;



2. Klik  "'OK' maka dialog layar akan hilang.


3. Pilih " Developer" >> "Visual Basic" atau "Alt + F11"




4. Pilih ' Insert" kemudian " Module "



5. Salin kode dibawah ini pada kolom yang tersedia. Jika tidak bisa       menyalin klik disini (Cara copy paste) :


Sub InternalPasswords()
Dim i As Integer, j As Integer, k As Integer
Dim l As Integer, m As Integer, n As Integer
Dim i1 As Integer, i2 As Integer, i3 As Integer
Dim i4 As Integer, i5 As Integer, i6 As Integer
On Error Resume Next
For i = 65 To 66: For j = 65 To 66: For k = 65 To 66
For l = 65 To 66: For m = 65 To 66: For i1 = 65 To 66
For i2 = 65 To 66: For i3 = 65 To 66: For i4 = 65 To 66
For i5 = 65 To 66: For i6 = 65 To 66: For n = 32 To 126
ActiveWorkbook.Unprotect Chr(i) & Chr(j) & Chr(k) & _
Chr(l) & Chr(m) & Chr(i1) & Chr(i2) & Chr(i3) _
& Chr(i4) & Chr(i5) & Chr(i6) & Chr(n)
ActiveSheet.Unprotect Chr(i) & Chr(j) & Chr(k) & _
Chr(l) & Chr(m) & Chr(i1) & Chr(i2) & Chr(i3) _
& Chr(i4) & Chr(i5) & Chr(i6) & Chr(n)
If ActiveWorkbook.ProtectStructure = False Then
If ActiveWorkbook.ProtectWindows = False Then
If ActiveSheet.ProtectContents = False Then
Exit Sub
End If
End If
End If
Next: Next: Next: Next: Next: Next
Next: Next: Next: Next: Next: Next
End Sub


6. Pilih "run" atau dengan menggunakan  F5 pada keyboard. Tunggu hingga selesai hingga kode yang kita masukkan bekerja dengan baik. Lama waktu proses tergantung ukuran excel dan banyaknya data pada file tersebut. semakin banyak data maka dibutuhkan waktu lebih lama. Apabila muncul dialog  Not Responding , pilih  ' Close" pada kanan atas.



7. Tutup microsoft visual basic tersebut dan kembali lagi ke excel. Selanjutnya data pada excel dapat kita edit sesuai kebutuhan.

Jika langkahini muncul  kotak dialog Macros dengan peerintah  InternalPasword, maka cukup dengan klik Run

Demikian silakan dicoba semoga bermanfaat.

Rabu, 27 November 2019

PANDUAN VERVAL PD

Beberapa fitur Verval PD mengalami perubahan, berikut panduan dan langkah-langkahnya :













 Semoga bermanfaat..

Minggu, 24 November 2019

UPACARA HUT PGRI KE-74 PAMOTAN DAN PENYEARAHAN HADIAH

Hari Senin, 25 November 2019 bertempat di halaman SD Negeri 1 Pamotan, PGRI Ranting Pamotan mengadakan upacara memperingati HUT PGRI  ke-74 dan Hari Guru Nasional. Upacara dimulai pukul 08.00 WIB diikuti oleh anggota PGRI se-Kecamatan Pamotan dan siswa-siswi dari SD Negeri 1 Pamotan, SD Negeri 2 Pamotan, SD Negeri 5 Pamotan, dan SD Negeri Sumberejo Pamotan , serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pamotan.

Upacara Hari PGRI ke-74

Bertindak sebagai Inspektur upacara Camata Pamotan, M. Mahfudz, SH, MH., membacakan pidato sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan diantaranya adalah pidato kali ini berbeda dengan Menteri-menteri sebelumnya yang penuh dengan kata inspiratif dan retorik,  dan menyadari bahwa para guru sangat ingin membantu murid-murid yang mengalami ketertinggalan di kelas namun apa daya waktu guru habis terbuang mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas. Potensi anak didik tidak dapat diukur dari hasil ujian tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan. Lebih lanjut dikatakan bahwa guru ingin anak didiknya belajar didunia sekitar, namun kurikulum yang padat menutup pintu peluang, termasuk inovasi guru yang sulit dilakukan. Guru hendaknya mulai mengajak anak didiknya beradiskusi, memiliki proyek bakti sosial dan membantu murid untuk  menemukan bakatnya.


Kelompok Paduan Suara IGTKI Pamotan

Unsur Forkopimcam Pamotan


Rangakian upacara diiringi oleh kelompok Paduan Suara dari IGTKI Pamotan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah perlombaan yang dilaksanakan sebelumnya.
Berikut Hasil Kejuaraan.

a. Cabang Paduan Suara

    1. IGTKI Pamotan
    2. SMP Negeri 1 Pamotan
    3. Gugus Adi Kartika


Pemenang Lomba bersama Pengurus PGRI Pamotan

b. Cabang Bola Voli Putri

    1. Gugus Adi Kartika
    2. Gugus Diponegoro
    3. Gugus Cendrawasih


c. Cabang Bola Voli Putra
  
    1. Gugus Dewa Ruci
    2. Gugus Diponegoro
    3. SMA Negeri 1 Pamotan







Keceriaan siswa dan siswi menyambut Hari PGRI


Selamat Hari Guru...



Nuansa: BEST PRACTICE - PEMBELAJARAN PKP (1)

Nuansa: BEST PRACTICE - PEMBELAJARAN PKP (1): LAPORAN BEST PRACTICE M ODIFIKASI BOLA TENES BEKAS UNTUK MENINGKATKAN KREATIFITAS DAN HASIL  BELAJAR PERMAINAN BOLA KASTI BAGI  SISWA KE...

Nuansa: BEST PRACTICE - PEMBELAJARAN PKP (..bagian 2 )

Nuansa: BEST PRACTICE - PEMBELAJARAN PKP (..bagian 2 )): BAB III HASIL KEGIATAN Hasil belajar gerak dasar lempar tangkap danmemukulbola yang dinilai terdiri dari 3 aspek yaitu afektif, k...

LAPORAN BEST PRACTICE PKP PJOK (..bagian 2 )


BAB III
HASIL KEGIATAN


Hasil belajar gerak dasar lempar tangkap danmemukulbola yang dinilai terdiri dari 3 aspek yaitu afektif, kognitif, dan psikomotor.
Dari hasil analisis tes formatif pada pembelajaran menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar siswa. Ketuntasan belajar sudah mencapai 94,12%  atau diantara 17  siswa hanya 1 siswa saja yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM), sedangkan rata-rata nilat sudah mencapai 81
    1. Hasil Tes Formatif Kemampuan Siswa
Sacara lengkap hasil analisis tes formatif dapat dilihat pada tabel 1.1
Tabel 1.1
Hasil Analisis Tes Formatif
Jumlah
Siswa
Banyak Siswa Yang Mendapat Nilai
Rata - Rata
Ketuntasan
%
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100
T
BT


17

-

-

-

-

-

-

6

11

-

-

81

16

1

94,12%
           
Dalam diagram dapat dilihat pada gambar 2.1
Gambar 2.1
DIAGRAM PENCAPAIAN TARGET HASIL BELAJAR SISWA





Mengamati diagram 2.1  di atas dapat dipahami bahwa pencapaian target hasil belajar siswa menunjukkan ada  6  siswa mendapatkan nilai  70, dan 11 siswa mendapatkan nilai 80,. Sehingga rata – rata nilai yang dicapai adalah 81 dan tingkat ketuntasan 94,12 %.


a.     Hasil Observasi keaktifan Siswa Siswa
Tabel 1.2

No
Nama siswa
Aspek
Jumlah Nilai
Prosentasi
A
B
C
D
1.
ABDUL SOMAD
4
4
4
4
16
98%
2.
ANGGA
4
3
4
3
14
90%
3.
RIFKI
3
4
3
4
14
90%
4
FEBRIANTO
4
3
4
4
15
92%
5
IQBAL NUR H.
4
4
3
4
14
90%
6
A. ROFIUL HADI
3
3
4
3
14
85%
7
SAHAL MAHBUD
4
4
3
3
15
92%
8
AJENG  NUR AINI
3
3
4
4
14
88%
9
RIKO
3
4
4
4
14
90%
10
ADI DWI ARENDR
4
3
4
4
15
92%
11
ALFIAN SETIA B
4
4
4
3
15
94%
12
ANITA PUSPITA S.
3
3
4
4
14
88%
13
ARYA VALENTINO
3
4
3
4
14
88%
14
DEDI KHOIRUDIN
4
3
4
4
14
90%
14
DIAN ASTUTIK
4
4
3
3
14
90%
16
EKA AINUN R.
4
3
4
3
15
92%
17
FAHRI KHOIRUL R
3
3
4
4
14
85%

Rata-rata(%)
Kategori               (Baik)
78%

  Aspek yang diamati meliputi :
A.   Perhatian terhadap penjelasan guru
B.     Bekerjasama dan menghargai lawan
C.     Keberanian siswa untuk berpartisipasi saat demonstrasi.
D.    Kejujuran dan kedisiplinan
Hasil belajar siswa, dapat dilihat pada  gambar di bawah ini
Gambar  2.2
Hasil Belajar



Berdasarkan hasil pengamatan dan refleksi ditemukan beberapa hal yang perlu perbaikan. Pada  pembelajaran dengan modifikasi bola kasti dengan menggunakan bola tenes bekas  terjadi peningkatan peningkatan, keaktifan, dan hasil belajar siswa
Adapun perbandingan hasil yang diperoleh pada aspek kreativitas belajar permainan bola kasti adalah sebagai berikut.


Pada hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Penjasorkes materi permainan bola kasti mengalami peningkatan yang signifikan . Berikut ini dapat dilihat pada diagram dibawah ini.

Dengan penggunaan media bola tenes bekas terbukti dapat meningkatkan keterampilan guru dalam mengajar, keaktifan siswa dalam pembelajaran, sehingga hasil belajar Penjasorkes dapat ditingkatkan.


BAB IV
SIMPULAN DAN REKOMENDASI

A.    Simpulan
Dari pelaksanaan pembelajaran yang penulis  lakukan selama pembelajaran dapat ditarik simpulan sebagai berikut :
1.     Dengan penerapan modifikasi bola tenis bekas  dapat mengaktifkan siswa dalam proses belajar mengajar. Siswa yang awalnya pasif dalam pembelajaran menjadi aktif karena dengan pendekatan modofikasi bola tenis bekas  siswa mendapatkan ruang yang lebih luas untuk belajar karena tidak ada lagi rasa takut apabila terkena bola.
2.     Pembelajaran menjadi bermakna, karena siswa memiliki kesempatan untuk berbuat, sehingga akan lebih membekas dalam benak peserta didik.
3.     Dengan penerapan pendekatan modofiksi bola tenis bekas dapat meningkatkan hasil ketuntasan belajar siswa, karena dengan pendekatan  tersebut siswa dapat lebih mudah menerima materi yang diajarkan. Hal ini terlihat dari hasil ketuntasan belajar pada pembelajaran awal 64,71% pada pembelajaran  aweal  dan meningkat lagi menjadi  94,12 % pada pembelajaran dengan modifikasi bola tenes
B.     Saran
            Dari simpulan diatas ada beberapa hal yang perlu diperhatikan guru dalam pembelajara agar ketuntasan belajar siswa semakin meningkat.
  1. Siswa harus diberi kesempatan untuk ikut serta/ aktif dalam pembelajaran misalnya untuk bertanya dan menjawab.
  2. Siswa hendaknya diberi ruang yang cukup untuk mengeksplorasi kemampuannya secara kreatif dan inovatif.
  3. Gunakanlah pendekatan modifikasi bola tenis bekas jika ingin agar pembelajaran bola kasti  lebih bermakna dan diingat siswa seumur hidup.
  4. Biasakan melakukan perbaikan pembelajaran apabila ketuntasan belajar yang diperoleh belum maksimal.

DAFTAR PUSTAKA

Suharno HP. (1993). Metodologi Pelatihan. Yogyakarta: IKIP Yogyakarta
M. Furqon H. (2008). Mendidik Anak dengan Bermain (Buku Pegangan Guru Penjas di Sekolah Dasar). Surakarta : Universitas Sebalas Maret
Sarjono, 2010. Penelitian Tindakan Kelas, Penggunan Media Modifikasi Bola Tenis Bekas. Klaten


Klik disini